Media Sosial
Pengamat: Netizen Indonesia Paling Cerewet Sedunia
Indonesia adalah salah satu pengguna internet terbesar di Asia. Menurut data yang dipaparkan Halili Hasan dari Setara Institute, masyarakat di Jogjakarta adalah pengguna internet terbanyak di Indonesia. Namun, dalam pemakaiannya, pengguna internet dianggap belum memanfaatkannya sebaik mungkin.
“Dari penelitian juga, pengguna internet di Indonesia ini terbanyak mengakses situs porno. Padahal internet bisa digunakan untuk hal lainnya, misalnya edukasi,” tambah Halili, Sabtu (6/9) malam.
Mengamini Halili, pakar komunikasi sekaligus dosen UMY, Achmad Junaedi menilai internet, khususnya medsos malah bisa digunakan sebagai media perlawanan penggunanya. “Tapi terlebih dahulu kita harus tuntaskan literasi dulu, nanti lama-lama pengguna internet sendiri akan bisa memungsikan internet sebagai media perlawanan,” tuturnya.
Junaedi menambahkan, bahwa terdapat lompatan literasi di Indonesia yang mengakibatkan pengguna internet saat ini dijadikan sasaran kapitalisme. Masyarakat, ujarnya, belum tuntas budaya membaca langsung lompat ke budaya visual lalu ke internet.
“Belum tuntas kita budaya baca, misalnya baca koran, baca simbol dalam teks langsung lompat ke budaya televisi. Budaya visual juga tak tuntas, loncat lagi ke internet,” tambahnya.
Kondisi yang demikian membuat pengguna internet, khususnya di media sosial, reaktif ketika terjadi peristiwa tertentu. Belum tahu bagaimana detail dan dampaknya, pengguna langsung berkomentar melalui status atau kicauan Twitter. “Ya memang, netizen di Indonesia ini paling cerewet sedunia, apa-apa dikomentari,” pungkas Achmad Junaedi




