Demonstrasi PRT
SBY Dikejar Puluhan PRT di Jogja
Puluhan PRT menggelar aksi di Titik Nol menuntut agar SBY menepati janji mengesahkan UU, Senin (16/6) siang. (Foto: Kresna)
Persaingan memperebutkan kursi presiden 2014-2019 antara Jokowi dan Prabowo membuat sebagian besar orang lupa akan SBY. Padahal, SBY punya sejumlah janji yang belum terealisasikan. Puluhan PRT (Pekerja Rumah Tannga), Senin (19/6) mengingatkan dan mengejar janji SBY itu. Memperingati PRT Internasional yang jatuh pada hari ini mereka turun ke jalan menuntut janji SBY yang akan mengesahkan RUU PRT yang sejak tahun 2004 hingga sekarang tak kunjung juga disahkan.
“Janji SBY untuk meratifikasi konvensi ILO dan juga pengesahan RUU PRT hingga saat ini belum terealisir, sampai akhir periodenya pun SBY tidak melakukan sesuatu untuk kami,” kata Jumiyem, Serikat PRT Tunas Mulia, saat melakukan aksi di titik nol.
Jumiyem dan teman-temannya merasa dipermainkan oleh pemerintah karena berkali-kali mendapatkan janji akan segera disahkan RUU perlindungan PRT. Pasalnya sejak masuk prolegnas pada 2004, RUU tersebut tidak ada juga kejelasan sampai sekarang
Sebelum habis masa periode Presiden dan DPR, para PRT mendesak agar mereka bekerja untuk menuntaskan janji dan tanggung jawab mereka terhadap PRT. Tiga tuntutan mereka yaitu mendesak segara dilakukan pembahasan dan mengesahkan RUU Perlindungan PRT menjadi UU, Meratifikasi konvensi ILO No.198 tentan Situasi Kerja Layak PRT dan mewujudkan perlindungan yang komperhensif bagi PRT.
“Tiga tuntutan layak atau Tritula kami ini harus dipenuhi sebelum akhir masa Jabatan,” tegas Jumiyem.




